Gunakan Dana Kelurahan, Lurah Sungai Nibung Prioritaskan Bangun Jalan Cor Beton

newsmediapublikasi

NEWS MEDIA PUBLIKASI.COM, TUNGKAL ILIR – Setiap kelurahan pada tahun 2020 ini sudah memiliki dana yang harus dikelolah sendiri tanpa campur tangan Instansi diatasnya. Pengelolaannya pun serupa dengan Alokasi Dana Desa (ADD).

Pengelolaan dana kelurahan tersebut tertuang dalam Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 130 Tahun 2018 tentang kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan.

Hal itulah yang dilakukan Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat dalam mengelola dana kelurahan untuk membangun infrastruktur.

“Sosialaisasi penggunaan dananya sudah ditempuh, Kebijakan ini bagus bisa menekan kesenjangan pembangunan di setiap kelurahan”, Afrizal Fajri S,Stp kata Lurah Sungai Nibung saat ditemui diruang kerjannya, Senin (19/10/2020)

mengatakan, dana kelurahan itu hanya boleh diperuntukan untuk pembangunan sarana dan prasarana atau pemberdayaan masyarakat disetiap kelurahan sehingga para lurah perlu teliti memahami kebutuhan masyarakat.

“Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) menjadi pintu agar para Lurah lebih jeli menginventarisasi apa yang di butuhkan setiap kelurahan agar tak menimbulkan folemix hukum dikemudian hari, Semua ada kosenkuasinya tapi sesuai koridor pasti aman saja,” kata dia.

Afrizal menjelaskan, dengan direalisasikan dana kelurahan tahap 100%, tentunya akan diperuntukkan dengan infrastuktur pembangunan di kelurahan.

“Anggaran ini kami peruntukan untuk Pembangunan jalan cor beton yang yang terletak di kelurahan Sungai Nibung,ada 5 lokasi kegiatan,yang terdiri dari 4 untuk pembangunan jalan setapak beton dan 1 lokasi untuk peningkatan jalan yang terletak di RT 07 selempang merah,Semua itu kita kerjakan melalui kesepakatan hasil Muskel (musyawarah kelurahan),”urainya.

“Tahap pertama ini kita telah melaksanakan 5 item kegiatan pembangunan jalan salah satu nya 4 lokasi untuk jalan cor beton dan 1 lokasi peningkatan jalan, tahun ini Alhamdulillah dengan melalui keputusan rapat bersama masyarakat kelurahan Sungai Nibung telah dapat membangun jalan cor beton yang salah satu nya terletak di RT 03, dengan volume 100 meter, lebar 2 meter”bebernya.

“Dan dana kelurahan tahap pertama sudah selesai, untuk selanjutnya tahap kedua masi menunggu intruksi dari pemerintah apakah dana kelurahan bisa dipakai untuk pembinaan pemuda dan PKK atau hanya untuk perbaikan fisik saja,” sambungnya.

Dikatakannya lagi, dengan adanya dana kelurahan ini, Afrijal menyebut, dirinya dan Masyarakat Kelurahan Sungai Nibung sangat bersyukur serta Optimis bisa membangun wilayah Kelurahan Sungai Nibing yang di pimpinnya.

Untuk itu, ia pun berharap kepada Pemerintah Pusat agar kedepanya dapat menaikan lagi dana kelurahan.

“Kelurahan Sungai Nibung ini tidak seperti kelurahan tengah kota Kuala Tungkal, Pembangunan nya masi belum optimal salah satunya di kelurahan Sungai Nibung ini masi banyak titik wilayah RT yang belum mempunyai siring jalan dan bahkan jalan lingkungan masi banyak belum ada jalan cor,” kata Afrizal.

Dengan itu Lurah Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar dalam mengelola Dana Kelurahan ia sangat memprioritaskan apa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Ya kita sangat memprioritaskan apa yang dibutuhkan masyarakat, seperti dalam penggunaan Dana Kelurahan pada tahun ini kita membangun 4 Jalan cor beton 1 Peningkatan jalan.

Afrizal juga mengatakan, Alhamdulillah tahun ini kelurahan Sungai Nibung,Tungkal Harapan,dan Kelurahan Sriwijaya juga mendapat kan Program ‘KOTAKU’ (kota kumuh)dari Pemerintah Pusat.
Serta”Beliau juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kelurahan Sungai Nibung,mari kita bersama-sama melawan virus Corona yang saat ini melanda negeri kita tercinta dan tetap patuhi aturan protokol kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat dan pakai masker jika keluar rumah,” ujarnya.

Selain itu kami awak media juga sempat melihat kegiatan Dana Kelurahan yang ada di RT 03, kelurahan Sungai Nibung pembangun jalan setapak cor beton panjang 100 meter lebar 2 meter, dan kami menyempatkan untuk wawancara dengan pak RT 03 Sangadi,beliau juga yang mewakili atas nama masyarakat berharap kepada pihak kelurahan,agar kedepan nya jalan ini bisa di lanjutkan kembali,karna keinginan dari masyarakat sebenar juga tidak muluk-muluk, jalan tidak becek bila dilalui kalau musim hujan datang,motor bisa lewat cukup lah,kalau seperti ini kan saya pikir terlalu permanen harus dicor,kalau pengerasan kan bisa panjang dapat nya,kalau di cor kan kesan nya terlalu pemborosan biaya,karna tanah kita kan nggak sama dengan tanah keras,ya saya hanya saran,”imbuh nya.
(Yuh45)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *