KPK RI: CAPAIAN MCP KABUPATEN NIAS BARAT, TERGOLONG SANGAT BURUK

newsmediapublikasi

[20.16, 1/5/2021] Nias Barat: News media publikasi Nias barat, komisi pemberantasan Korupsi (KPK) gelar rapat koordinasi supervisi capaian monitoring center for prevention (MCP) di kabupaten Nias Barat yang berlangsung di lobby kantor Bupati titik Kamis (29/04/2021).

MCP merupakan sebuah sistem aplikasi tolok ukur keseriusan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan korupsi sebab di dalam aplikasi
tersebut terdapat indikator dan sub indikator yang harus dicapai

Direktur koordinasi super visi I, Brigjen Didik agung Widjanarko mengatakan bahwa fungsi KPK untuk mencegah korupsi dan dapat disederhanakan menjadi upaya membatasi dua faktor yaitu niat dan kesempatan.

Mencapai MCP kabupaten Nias Barat tahun 2020 tergolong sangat buruk. Total 28.15% dengan rincian 8 item penilaian yakni, perencanaan dan penganggaran 35% pengadaan barang dan jasa 28.82%, PTSP 16.03%,APIP 40.32%, menajemen ASN 30.05%, optimalisasi Pajak Daerah 4.5%, manajemen aset daerah 51.6%, dan tata kelola dana desa 0.1%.

Usia pemaparan hasil capaian MCP, Bupati Nias barat Khenoki Waruwu dan wakil Bupati Dr.Era-Era Hia,M.M.,M.Si., langsung memimpin koordinasi kepala pemimpin OPD tentang apa kelemahan selama ini sehingga mencapai MCP dari BPK sangat buruk.

Bupati memerintahkan agar seluruh saran dan masukan dari direktur supervisi atas MCP, Bupati Nias barat Khenoki Waruwu dan wakil Bupati Dr. Era Era Hia, M.M., M. Si., Langsung pemimpin OPD tentang apa kelamahan selama ini sehingga mencapain MCP dari BKP sangat buruk.

Bupati memerintahkan agar seluruh saran dan masukan dari direktur sepervisi atas MCP supaya segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait, sehingga capain MCP 2021 dapat mencapai 100%.

Apa hal-hal yang harus dilakukan oleh dinas terkait, supaya mulai dilakukan mulai action saat ini, jangan nunggu besok. ” Harapnya” .

(F.D).

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *